Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus menjaga stabilitas harga kedelai di dalam negeri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menetapkan Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp11.500 per kilogram.
Harga Kedelai Tetap Stabil
Pemerintah memastikan bahwa harga kedelai di tingkat pengrajin tidak melebihi Rp12.000 per kilogram. Hal ini dilakukan agar pelaku usaha tahu dan tempe tetap bisa berproduksi tanpa tekanan biaya yang tinggi.
Isu Kenaikan Harga Dibantah
Kabar mengenai kenaikan harga kedelai hingga Rp20.000 per kilogram dipastikan tidak benar. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Dampak Global Tetap Ada
Meski stabil, harga kedelai tetap dipengaruhi oleh kondisi global seperti biaya logistik dan transportasi yang meningkat. Namun, pemerintah terus melakukan koordinasi agar dampaknya bisa ditekan.
Harga di Daerah Masih Aman
Di wilayah Jawa, harga kedelai rata-rata berada di kisaran Rp10.555 per kilogram, sedangkan di Sumatra sekitar Rp11.450 per kilogram. Angka ini masih berada di bawah batas acuan pemerintah.
Tahu dan Tempe Tetap Terjangkau
Harga tahu dan tempe di pasaran masih stabil di kisaran Rp12.000 hingga Rp13.000. Beberapa pelaku usaha hanya menyesuaikan ukuran produk tanpa menaikkan harga.
Dorong Produksi Lokal
Pemerintah juga terus mendorong peningkatan produksi kedelai dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

0 komentar:
Posting Komentar