pH Balance dalam bertanam secara hidroponik

Informasi terbaru pH Balance dalam bertanam secara hidroponik Bulan
Ada banyak pembicaraan tentang pH untuk kebun Anda.  Bahkan Toko hidroponik lokal pun menawarkan berbagai alat uji dan perlengkapan untuk mengukur, mengatur dan mengendalikan pH nutrisi hidroponik kita,  Tapi apa pH itu?

Dalam istilah ilmiah yang paling sederhana, pH adalah bagaimana keadaan asam atau basa air di  tangki/ tandon nutrisi anda. Dalam hal ini pH Ini diukur pada skala 1-14, 1 untuk keadaan yang paling asam dan 14 adalah keadaan yang paling basa. pH sangat penting untuk menjaga kemampuan tanaman Anda  dalam menyerap nutrisi penting bagi kesehatan dan produktivitas secara optimal. Memiliki tandon nutrisi dengan pH yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menghambat kemampuan tanaman untuk menyerap nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan atau bahkan dalam kasus tertentu dapat  menyebabkan tanaman MATI.


Mari kita lihiat Berikut ini adalah 17 nutrisi yang sangat berperan dalam kesehatan tanaman secara keseluruhan dan sangat penting untuk memberi hasil optimal. Saya sarankan menjaga pH air nutrisi pada tandon berada  antara 5,5 dan 6,5, atau bahkan lebih baik lagi, antara 5,8 dan 6,3.  Berikut adalah bagannya :



Dan Jika Anda sudah melihat grafiknya, Kita akan melihat pH ideal untuk tanaman ada pada sekitar 6,2, namun beberapa petani hidroponik ingin membiarkan pH lebih berbeda sedikit karena tidak semua nutrisi diserap pada pH yang sama.
Faktor lain yang perlu diperhatikan dengan baik adalah jenis media tanam di sistim Hidroponik anda. Rockwool, perlit, kaca daur ulang, dan Hydroton semuanya memiliki pH tinggi berdasarkan komposisi alami mereka. Untuk mengatasi tingkat pH yang lebih tinggi di substrat ini,  banyak petani hidroponik sering menyesuaikan larutan nutrisi sampai pada level pH 5,5. Coco peat atau Coco Coir, yang menjadi salah satu media tanam hidroponik yang  populer, memiliki tingkat pH sekitar 6,3. Karena tingkat pH optimum dari sabut kelapa tersebut, Air nutrisi dapat diterapkan pada kisaran ideal standar 5,8 sampai 6,3. Untuk NFT, DWC, RDWC dan aeroponik, media tanam sangat sedikit digunakan. Dalam jenis sistem hidro ini, akar tumbuh tepat dalam larutan nutrisi, dan oleh karena itu kita menargetkan pH 5,8.
Jika Anda mendapati pH larutan nutrisi Anda naik, yang perlu anda lakukan adalah atur menjadi 5,5. Dan WAJIB DIPERHATIKAN Jangan sesuaikan lagi sampai pH mencapai 6,5 atau lebih tinggi.
Yang WAJIB kita ingat adalah pH sangat penting untuk kesehatan tanaman, penurunan sedikit saja tingkat pH, seperti penurunan ke 5,0, dapat memberi efek negatif pada tanaman Anda. Mari periksa grafik lagi,   kita melihat bahwa pH 5.0 akan membatasi ketersediaan nutrisi, sedangkan kenaikan sedikit sampai 7.5 akan memiliki efek yang sama pada semua nutrisi penting yang lebih rendah. Inilah yang disebut ‘nutrisi yang terkunci'.





Saat ini  nutrisi hidroponik rata-rata sudah memiliki buffer pH, yang sengaja dibuat untuk menjaga pH pada air nutrisi dalam kisaran optimal.  Biasakan selalu Memeriksa pH nutrisi  hidroponik anda setiap hari, terutama jika Anda mengubah/ menambah larutan nutrisi Anda.  Anda dapat membeli alat tester pH dan Pengatur pH khusus hidroponik di toko pertanian lokal atau bisa di beli di Bukalapak atau Tokopedia secara online.  Seorang petani hidroponik yang sukses adalah yang selalu terlibat dalam penanganan tanaman jadi anda harus mengerti bagaimana mengatur pH air Nutrisi untuk memastikan tanaman anda sehat dan menghasilkan hasil yang OPTIMAL.

0 komentar:

Posting Komentar