Proses Panen Buah Pepaya dan pemasarannya

A. Pemetikan Buah Pepaya

Pepaya dapat dipanen muda, tua, atau matang. Hal itu bergantung pada tujuan memanennya dan juga disesualkan dengan tingkat kematangannya. Biasanya, Pepaya untuk sayur dipanen pada waktu masih muda, sedangkan untuk pepaya buah, biasanya diperlukan pepaya matang.
Apabila untuk dikirimkan ke tempat yang jauh, hendaknya pepaya dipanen setengah matang. Jika untuk dimakan sendiri, pepaya dipanen matang. Tingkat kematangan pepaya dapat dilihat pada perubahan warnanya. Perhatikan ciri-ciri berikut.


Pemetikan buah pepaya

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT BUAH PEPAYA

A. Pengendalian Hama Tanaman Buah pepaya


Ada beberapa hama yang menyerang tanaman pepaya, antara lain sebagai berikut:

1. Tungau atau Hama Merah
Apabila tanaman pada musim kemarau daun mudanya menjadi keriting dan bunganya rontok, amatilah di balik daun mungkin ter-, dapat serangga kecil berwarna kuning atau kemerah-merahan. Jika ada, itu berarti bahwa tanaman pepaya sedang terserang kutu daun atau tungau. Tungau hidup di balikdaun dan bunga. Apabila dibiarkan, hasilnya akan menurun, bahkan tanaman pepaya tidak akan berbuah sama sekali. Cara pemberantasan hama ini adalah dengan menyemprotkan insektisida (obat pem¬berantas serangga), misalnya Curacron dan Thiodan. Penggunaan insektisida (obat pem¬berantas serangga) hendaklah disesuaikan dengan petunjuk yang tertera pada label kemasan obat.
Tungau Merah Hama Buah Pepaya


Pemeliharaan Tanaman Pepaya.

A. Penyiangan Tanaman Pepaya

Segera lakukan penyiangan apabila tanaman pepaya sudah ditumbuhi rumput penggangu. Apabila tidak disiangi, selain mengganggu pertumbuhan tanaman, rumput juga merupakan tempat persembunyian dan perkembangbiakan hama tanaman. Penyiangan harus dilakukan secara hati-hati, cukup menghilangkan rumputnya saja. Sebaiknya, penyiangan dilakukan sesering mungkin, yakni setiap tumbuh rumput segera disiangi. Setiap dilakukan penyiangan, sebaiknya dilakukan pula pembunuhan.


Persiapan Sebelum Tanam Pepaya

A. Pembersihan Lahan dan Pengajiran


Langkah Awal dalam penanaman pepaya adalah pembersihan lahan dengan menghilangkan semak-semak atau rumput penggangu. Kemudian, pasanglah ajir yang disesuaikan dengan ukuran jarak tanam yang diinginkan.  Pemasangan ajir dengan cara membuat garis lurus ke arah utara dan selatan. Kemudian, pada ujung garis tersebut ditarik garis lurus membujur  ke timur dan ke barat sehingga membentuk siku-siku. Ukur jarak setiap garis potong tersebut dan tandailah dengan patok. Dari setiap patok ditarik garis sejajar sehingga terbentuk beberapa garis lurus yang berpotongan dan membentuk titik temu, itulah jarak tanam. Dengan cara itu, jarak tanam pepaya akan sama dan lurus.
Gambar perkebunan pepaya


Pembibitan Pepaya Secara Umum

A. Pembuatan Benih Pepaya.

Perbanyakan tanaman pepaya dilakukan secara generatif atau dengan biji. Biji pepaya yang telah terpiiih dan siap disemai disebut benih. Benih pepaya yang baik dapat diperoleh dari buah pepaya yang berbentuk bulat panjang, sudah masak, dan dipetik dari potion induk yang berumur dua tahun atau Lebih.

Buah pepaya yang masak ditandai dengan warna kuning merata pada kulit buah. Untuk memperoleh benih, buah pepaya dipotong pada bagian pangkalnya dan pada bagian ujungnya , lalu diambil biji yang berada di tengah buah. Biji dicuci bersih kemudian dijemur hingga kering.